memakan atau dimakan..

ditepian sungai ada seekor Kala Jengking sedang terdiam,beberapa saat munculah seekor kodok besar ternyata keduanya sama2 berniat menyeberangi sungai tersebut tapi takut akan dimakan ular dan akhinya keduanya sepakat untuk menyeberangi sungai tersebut bersama dengan kesepakatan sang kalajengking tidak akan menyengat sikodok dan  membantu menjaga kodok dari ular disungai, sementara sikodok tidak akan menjatuhkan sikalajengking ketika ditengah sungai.

akhirnya berhasilah kedua hewan tersebut sampai tepian seberang sungai, namun sayang ketika tepat saat menyentuh tanah tepian sungai sang kalajengking mematuk katak dengan bisanya
hingga katak besar itupun mati.

tulisan diatas bukanlah cerita dongeng sebelum tidur atau juga tulisan ayay yg sdg ingin membuat kisah anak2 tapi cerita diatas merupakan sepenggal yg selalu kuingat dari materi rangkaian training karyawan  yg beberapa tahun silam sy ikuti (setelah berhasil lolos dari rangkaian pendaftaran, test, interview)..

dengan mudahnya sipemberi materi mengibaratkan si Kalajengking itu kami, sy sebagai karyawan sementara sang katak besar diibaratkan sebagai siperusahaan besar, yg memiliki visi yg sama yaitu ingin maju sayangnya sering dikecewakan oleh karyawan yg baru 3 bulan kerja sudah berhenti sehingga perusahaan menjadi timpang dan harus memulai dari awal kembali.

saya yg masih sangat polos pun menyetujui pemikiran itu,  tapi blom lagi kami menjalani hari pertama kerja, diakhir sesi training kami diminta memberikan ijazah kami kepada perusahaan sebagai jaminan selama 6bulan lamanya setelah itu ijazah kami baru dikembalikan..

what nggak salah ni, baru2 mereka sudah berubah menjadi Kala Jengking seru seorang teman saya. ya teman saya itu memang sangat tegas ia kemudian memilih mundur, sementara saya yg memang sangat membutuhkan pekerjaan dengan berat hati menyerahkan ijazah saya untuk mereka pegang selama 6 blan pertama, dan perjalananpun dimulai banyak ilmu baru yg saya dapatkan,berbarengan dengan itu banyak juga perlakuan manajemen yg tidak sesuai dengan perjanjin kerja, jam kerja yg tidak menentu, libur yg sulit didapat, dan gaji yg tidak layak.

ya hal itu sempat saya alami cukup lama, hingga sy menemukan pekerjaan sy yg sekarang meskipun belum sesuai keinginan saya tapi pekerjaan saya saat ini masih jauhlebih baik dari disana.

kaka perempuan saya pun mengalami hal sm setelah menjadi karyawan kontrak disebuah perusahaan jepang -ia bekerja sebagai QC – selama + 8 tahun ia dihempaskan begitu saja, setelah sakit typus dan tidak masuk kerja selama 5 hari. perusahaanya memutuskan hubungan kerja begitu saja (entah bagaimana jadinya klo ini terjadi pd seorang kepala keluarga). memang peraturan diperusahaan itu menetapkan jika karywan diperusahaan tersebut lebih dari 3 hari berturut2 tidak masuk kerja dengan alasan apapun (wlau dgn surat dokter), Pemutusan kontrak adalah jawabannya. bagi kami kejadian ini tidak aneh, kejadian ini sering kami liat ditelevisi, tetangga kami, teman kami hingga sekarang kk sy. ada satu hal karena prestasi kerja kakaku bulan berikutnya ia dipanggil lagi untuk sebuah kontrak baru..tapi ia menolak tanpa penyesalan, belakangan kudengar malahan beberapa temannya ikut2an mengundurkan diri.

kerja diperusahaan outsourching atau kerja dipabrik dan dikontrak itu menyedihkan kata pa’leku dari Solo yg hari minggu kemarin bertandang kerumah sudah tau kita bisa dipecat kapan saja, dimakan tiba2 istilahnya tapi  kita tetap giat bekerja. Pemerintah tidak melindungi kita, kita tau itu salah tapi kita masih mau juga bekerja disana. klo usia masih muda seperti kalian lebih baik berwirausaha begitu ia melanjutkan lebih baik kalian memakan peluang yg ada yg penting halal dan barakah, sebuah masukan yg sangat berarti bagi kami.

kami jarang sekali berjumpa dengan beliau, bagi kami ia sosok yg sangat pendiam, ya pa’le ku yg satu ini orgnya begitu tenang memang, tapi dia pekerja yg ulet, setauku dia tdk pernah menjadi pegawai atau tercatat sebagai karyawan, ia lebih senang berwirausaha, pernah sukses berwirausaha krupuk krambak bahkan ketika thn 1998 ia terkena dampak krismon, ia tidak mundur ia membuat usaha kue semprong, kami juga sempat dikirimkan resep serta cetakannya dan kini ia sukses menyekolahkan ketiga putrinya sampai selesai.

ya sebuah nasehat yg bijak, membuat aku semangat untuk terus berusaha mewujudkan impian
memakan atau dimakan? ..

4 Tanggapan

  1. menyedihkan perusahaan-perusahaan asing yang sungguh tak berperikemanusiaan..
    bukannya memberikan dispensasi ketika karyawan sakit, eh malah memberhentikan jika lebih 3 hari ga masuk..

    bersyukurnya saya bisa kerja yang sekarang ini…

  2. harusnya kerja berdasarkan kontrak itu dihapus aja😡
    merugikan kita, sebagai buruh😥

  3. dunia emang kejam, saling makan
    pertama kale gw ke jkt, gw baca stiker gini “Awas ini jakarta”…. wah sadis bener gile…, kalo kj di perusahaan(terutama pabrik) kita emang cuman seperti mesin, berontak dikit bisa ditendang
    vokal dikit…dikirain ditunggain dari pihak luar…ribetttt

    yap ..betul itu

  4. kalajengking sangat kejam kepada anak asuhnya, jika melarikan diri dikejarnya dan kalau dapat ketangkap dibunuhnya, tapi sangat baik kepada penolongnya, tidak mungkin kalajengking membunuh katak yang telah menolongnya. (demikian kisah nyata dari kalajengking) Mungkin ada manusia yang lebih kejam dari kalajengking.

    kayanya begitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: